Untuk memudahkan sistem administrasi, kita bisa menggunakan control panel. Control panel tersebut sebenarnya tidak dibatasi hanya untuk web hosting saja, tapi biasanya memang dipakai dan dikembangkan untuk kepentingan web hosting dan hal-hal di sekitarnya.
Jika kita terbiasa dengan command line dan akses lewat SSH, tanpa control panel pun kita bisa menjalankan administrasi dengan mudah. Namun, ketika sistem yang diatur semakin kompleks, kadang kala perlu sebuah control panel. Misalnya, kita ingin mengatur virtual host dengan 100 domain, tentu akan melelahkan jika harus mengetikkan satu persatu konfigurasi virutal host, atau DNS records.
Berikut ini adalah control panel yang saya tahu. Sebagian sudah pernah saya gunakan dan sebagian lagi belum pernah. Saya menggunakannya pada VPS yang saya gunakan. Secara general dapat digunakan pula pada sistem yang lain. Saya menggunakan yang gratis sebagai alternatif control panel berbayar.
Control panel (Gratis):
- Webmin. Webmin dapat dipakai sebagai alternatif command line dan automation untuk sistem administrasi. Banyak module yang telah dikembangkan.
- Virutalmin. Merupakan add-on dan pengembangan dari Webmin. Saya merekomendasikan Webmin+Virtualmin meskipun relatif kompleks ketika pertama kali menggunakan.
- Kloxo (Lxadmin). Lightweight, installasi dan penggunaannya relatif mudah, mempunyai built-in option untuk mengganti webserver (Apache dan Lighttpd), DNS server (BIND dan djbdns), dan lainnya. Sayangnya, setelah developernya meninggal, kelanjutan pengembangan control panel ini belum terlihat jelas.
- DTC
- ISPConfig
- VHCS
- ISCP Omega
- SysCP
- GNUPanel
- EHCP
- OpenPanel
- Baifox
Control panel (berbayar):
- CPanel
- DirectAdmin
- dan masih banyak lagi…
Detail mengenai system requirements, fitur, dan modul-modulnya, silakan dilihat di website resminya.