Theme framework secara sederhana memudahkan kita menggunakan theme dan mengembangkannya. Tanpa harus memahami bahasa PHP (PHP: Hypertext Preprocessor) secara mendalam, kita bisa mengubah tampilan dengan men-edit CSS (Cascading Style Sheets). Jika kita memerlukan fungsi baru, kita bisa menggunakan dan mengembangkan dari beberapa fungsi yang sudah didefiniskan pada theme tersebut. Secara sederhana, theme framework membantu kita dengan memudahkan dan menghemat waktu dalam mengembangkan theme.
Kita bisa membuat theme baru dengan membuat CSS file baru atau membuat child theme untuk keperluan kita sendiri tanpa harus mengubah core files yang ada di theme framework tersebut. Dengan demikian, jika ada upgrade pada core theme framework, theme kita tidak ikut terhapus.
Beberapa WordPress theme framework adalah sebagai berikut:
- Hybrid
- Thematic
- Tarski
- WP Framework
- The Buffet
- Carrington
- K2
- Sandbox(Tidak dikembangkan lagi)
Masih banyak lagi theme framework dan beberapa di antaranya merupakan versi berbayar (tidak saya list di sini).